Beranda Sastra dan Budaya Khasanah Budaya

Batiah, Jajanan Khas Kota Payakumbuh

Batiah cokelat jajanan khas Kota Payakumbuh

gentaandalas.com- Kota Payakumbuh merupakan salah satu kota yang ada di Sumatera Barat yang terkenal sedang gencar mempromosikan dirinya sebagai Kota Rendang. Daerah yang berjarak 123 kilometer dari Kota Padang ini, dikenal memiliki berbagai macam jenis rendang, tidak hanya rendang daging sapi, tapi juga rendang telur, rendang paru, rendang hati dan banyak jenis rendang lainnya.

Tetapi, sebelum gencar menjadikan diri kota rendang, Payakumbuh sudah lebih dahulu dikenal dengan Kota Gelamai. Gelamai merupakan salah satu makanan khas Payakumbuh yang wajib dinikmati dan menjadi salah satu ikon oleh-oleh dari kota ini. Selain itu, Payakumbuh juga dikenal sebagai Kota Batiah.
Jajanan khas Payakumbuh ini memang masih jarang dikenal oleh kalangan masyarakat, terlebih bagi masyarakat luar payakumbuh. Namun, bagi masyarakat Payakumbuh sendiri, jajanan ini merupakan salah satu camilan favorit untuk bersantai atau menjamu tamu di rumah. Bagi pelancong yang tengah berwisata atau mencari kuliner oleh-oleh pun, batiah merupakan tentengan wajib yang harus dibawa dari Payakumbuh.

Batiah merupakan sejenis makanan ringan atau yang biasa disantap sebagai camilan bagi masyarakat sekitar Payakumbuh. Batiah juga menjadi salah satu oleh-oleh wajib bagi para pelancong dan wisatawan yang berkunjung atau berlibur ke Payakumbuh.

Batiah merupakan sejenis rengginang yang memiliki cita rasa sedikit berbeda. Rengginang yang merupakan kerupuk tebal yang dibentuk bulat dan terbuat dari beras, baik itu beras putih atau beras ketan. Sedangkan batiah pembuatannya harus menggunakan beras ketan.

BACA JUGA:  Indonesia Darurat Perpecahan, Gatot : Satukan Perbedaan

Batiah terkenal dengan cita rasa gurihnya yang cocok disajikan untuk berkumpul bersama keluarga di rumah. Batiah ini terkenal dengan dua jenis. Jenis pertama batiah yang terbuat dari beras ketan dan gula aren atau biasa disebut Saka oleh masyarakat sekitar Payakumbuh. Jenis ini merupakan jenis batiah asli dari Payakumbuh yang berwarna coklat muda dan terkenal di Payakumbuh.
Jenis lainnya yaitu Batiah Putih atau yang mirip sekali dengan rengginang tetapi di baluri dengan sedikit karamel atau cokelat. Batiah jenis ini memiliki rasa yang sedikit berbeda karena lebih gurih dan tidak semanis batiah yang berwarna cokelat. Batiah Putih tidak terlalu digemari masyarakat Payakumbuh.

“Batiah putih ini lebih mirip rengginang dan orang Payakumbuh pun jarang membuat batiah jenis ini, kalau batiah asli dari orang Payakumbuh itu batiah cokelat yang terbuat dari saka. Batiah ini lebih disukai warga Payakumbuh.” Ujar Amak salah satu penjual Batiah di Pasar Payakumbuh.

Pembuatan batiah ini cukup sederhana, bahan yang diperlukan yaitu beras ketan, gula merah, garam dan air. Beras ketan putih biasanya ditanak terlebih dahulu hingga matang, setelah itu dibuat menjadi bulat-bulat, tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis, setelah itu dikeringkan di bawah sinar matahari. Jika adonan sudah kering, batiah siap digoreng di minyak panas.

BACA JUGA:  Penerima Bidikmisi 2020 Wajib Miliki KIP

“Biasanya minyak penggorengannya harus dalam jumlah besar dan dimasak dalam kuali yang cukup besar agar matangnya merata.” Begitu ujar Amak yang sedikit tahu tentang pembuatan batiah.

Batiah putih biasanya akan ditambah dengan karamel atau coklat diatasnya untuk menambah rasa manis pada batiah yang gurih. Tetapi batiah yang terbuat langsung dengan gula aren akan memiliki rasa yang sudah manis karena campuran gula arennya.

Untuk mendapatkan batiah ini juga tidak sulit. Cukup berkunjung ke Pasar Payakumbuh, kita akan melihat beberapa pedagang berjejeran menjual jajanan khas Payakumbuh. Selain itu, di toko oleh-oleh yang berada di Payakumbuh juga banyak menyediakan jajanan batiah. Untuk harganya sendiri juga tergolong murah, kita hanya perlu mengeluarkan kocek sebesar Rp 10.000 saja dan akan mendapatkan batiah sebanyak 18-20 buah yang sudah dikemas dalam bungkusan plastik.

Makanan yang sekaligus menjadi ikon kota Payakumbuh ini merupakan jajanan wajib yang harus dicoba saat berkunjung dan berwisata ke Payakumbuh. Dengan harga yang murah dan rasa yang manis serta gurih, rengginangnya orang Payakumbuh sangat cocok dijadikan salah satu tentengan wajib saat berkunjung.

Penulis : Fildzatil Arifa

Editor : Suhada Tri Marneli

 

Berita Lainnya

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here