• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, 8 Januari 2026
gentaandalas.com
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
gentaandalas.com
Home Berita

Driver Ojol Tewas Dilindas, Ribuan Massa Kepung Polda Sumbar

oleh Redaksi
30 Agustus 2025 | 09:33 WIB
Massa aksi Reformasi Kepolisian dari Aliansi Mahasiswa BEM Sumbar, driver ojek online dan masyarakat menggeruduk Mabes Polda Sumbar pada Jumat, (29/8/2025) (Genta Andalas/Junivermana Yoga)

Massa aksi Reformasi Kepolisian dari Aliansi Mahasiswa BEM Sumbar, driver ojek online dan masyarakat menggeruduk Mabes Polda Sumbar pada Jumat, (29/8/2025) (Genta Andalas/Junivermana Yoga)

ShareShareShareShare

Padang, gentaandalas.com – Ribuan massa aksi dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatera Barat bersama driver ojek online menggeruduk Markas Polda Sumbar, Padang, Jumat sore (29/8/2025). Mereka menuntut reformasi kepolisian dan mempertanyakan sikap aparat atas kematian Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang dilindas kendaraan taktis Brimob saat aksi di Jakarta, 28 Agustus lalu.

Pantauan di lapangan menunjukkan massa mulai berdatangan sejak pukul 15.30 WIB, sebagian besar mereka adalah mahasiswa dari berbagai universitas dan para ojek online. Mereka meneriakkan “Polisi Pembunuh” di depan gerbang Polda Sumbar. Barisan polisi tampak berjaga ketat mengamankan aksi agar tidak menerobos masuk. Namun, massa sempat mendorong gerbang hingga mengalami kerusakan, dan terjadi kericuhan kecil dengan pelemparan botol ke arah aparat.

Presiden BEM KM Universitas Andalas (UNAND), Dedi Irwansyah, mengatakan aksi ini merupakan instruksi BEM Seluruh Indonesia. “Tujuan aksi ini meminta sikap tegas Kapolda Sumbar atas kejadian yang menewaskan Affan Kurniawan,” ujarnya kepada Genta Andalas Jum’at (29/8/2025).

Driver ojek online asal Padang, Romi, menegaskan kehadiran mereka murni karena keresahan hati atas kematian Affan. “Kami hadir atas dasar keresahan hati. Polisi kerja pakai duit rakyat, seharusnya mengamankan, bukan membunuh,” tegasnya Jum’at (29/8/2025).

Baca Juga  Unand Berduka: Gusdi Sastra, Doktor Neurolinguistik Pertama Indonesia Meninggal Dunia

Sekitar pukul 20.30 WIB, Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, akhirnya keluar menemui ribuan massa. “Pertama kami meminta maaf atas kejadian yang mengakibatkan saudara kita meninggal dunia, dan seluruh anggota Kepolisian turut prihatin serta mendoakan almarhum,” ujar Gatot di hadapan demonstran Jumat (29/8/2025). Terkait pelaku yang menyebabkan tewasnya Affan Kurniawan, Gatot menegaskan bahwa perkara tersebut telah diproses di Propam Mabes Polri dan hasilnya akan dipublikasikan kepada masyarakat. Ia juga mengajak publik mengawal kasus ini bersama-sama.

Namun, massa aksi yang tergabung dalam aliansi mahasiswa dan masyarakat tetap menegaskan tuntutan mereka. Dedi Irwansyah, perwakilan aksi, membacakan delapan poin desakan, di antaranya:

1. Mengecam aparat kepolisian atas tindakan brutal dan represif yang bertentangan dengan tugas kepolisan sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat sesuai UU Nomor 2 Tahun 2022 tentang Kepolisian.

2. Mengecam seluruh aparat kepolisian atas tindakan kepada pers dan masyarakat yang menyebarluaskan informasi dugaan penyiksaan serta menghentikan segala tindakan yang bertendensi menghalangi hak dan kebebasan berpendapat serta informasi.

Baca Juga  Unand Tetapkan Kuliah Luring untuk Mahasiswa Semester Tiga

3. Mendesak evaluasi menyeluruh atas standar operasional pengamanan massa aksi agar tidak menjadi ancaman.

4. Mendesak seluruh aparat kepolisian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas tindakan tidak profesional dalam proses penegakan hukum dan mewujudkan keadilan serta kepastian bagi korban

5. Mendesak kepolisian dan Komnas HAM atas mengusut tuntas kasus AK dengan memastikan seluruh pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku serta dijatuhinhukuman setimpal tanpa perlindungan sedikitpun

6. Menuntut pertanggungjawaban dan pemberjentian secara tidak hormat kepada pelaku kasus AK dan beberapa korban lainnya

7. Jadikan polisi teman masyarakat bukan penindas bahkan pembunuh masyarakat

8. Tidak menindas rakyat kecil dengan kesalahan-kesalahan kecil yang dicari-cari seperti tilang di rambu lalu lintas.

Setelah penyampaian tuntutan, Gatot selaku Kapolda Sumbar menandatangani tuntutan massa aksi sebagai jaminan sikap dari Polda Sumbar.

Reporter: Junivermana Yoga dan Zulkifli Ramadhani

Editor: Fadhilatul Husni

Tag: keadilanMahasiswaojolpolisireformasi
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Mediasi antara pekerja, perwakilan Kerapatan Adat Nagari (KAN) dengan pihak Politeknik Negeri Padang pada Rabu (31/12/2025) (Genta Andalas/Zaki Latif Bagia Rahman)

Kebijakan Outsourcing PNP Picu Protes dan Rencana Somasi Pekerja

31 Desember 2025 | 20:34 WIB
Warga membersihkan sisa material banjir di sekitar rumah mereka di kawasan Batu Busuk, Sabtu (28/12/2025). (Sabila Hayatul Dhi’fa/Genta Andalas)

Sebulan Pascabanjir Bandang, Warga Batu Busuk Masih Berjuang Pulih

28 Desember 2025 | 15:30 WIB
Pelepasan mahasiswa KKN Reguler Periode I Tahun 2026 Universitas Andalas bersama mahasiswa KKN Kebencanaan Universitas Bengkulu di Auditorium Universitas Andalas, pada Rabu (24/12/2025). Kegiatan ini dihadiri pimpinan UNAND, mahasiswa peserta KKN, serta perwakilan mitra. (Genta Andalas/ Alizah Fitri Sudira)

Kolaborasi UNAND dan UNIB dalam KKN Kebencanaan di Sumatra Barat

24 Desember 2025 | 20:58 WIB
(Ilustrasi/Tantri Pramudita)

DPT Minim, Partisipasi Pemira UNAND 2025 Turun Signifikan

14 Desember 2025 | 20:37 WIB
(Ilustrasi/Ulya Nur Fadilah)

PKM Dilanda Bocor, Pemeliharaan Kampus Tersendat

11 Desember 2025 | 21:51 WIB
Suasana penyerahan hadiah dan sesi foto para pemenang Duta Mahasiswa Genre UNAND 2025 pada malam Grand Final di Convention Hall Universitas Andalas pada Rabu (10/12/2025) (Genta Andalas/Oktavia Ramadhani)

Duta GenRe UNAND 2025 Resmi Dinobatkan

11 Desember 2025 | 01:31 WIB

TERPOPULER

  • (Ilustrasi/Tantri Pramudita)

    Pembaruan KUHP dan KUHAP di Tengah Kontroversi

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kebijakan Outsourcing PNP Picu Protes dan Rencana Somasi Pekerja

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Menjaga Silek di Zaman Modern

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Kronologi Korupsi Alat Laboratorium yang Jerat Petinggi UNAND

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ketika Negara Kecil Dihukum dan Negara Besar Kebal Hukum

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
gentaandalas.com

Genta Andalas © 2025

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak