• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, 27 Januari 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita Liputan

Festival Hari Anak: Ruang Bermain, Belajar, dan Tumbuh Bersama

oleh Redaksi
30 Juni 2025 | 07:23 WIB
Potret kemeriahan suasana Festival Hari Anak yang diselenggarakan oleh Komunitas Aruna di halaman Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kota Padang. Pada Car Free Day (CFD) pada Minggu pagi (29/6/2025) (Oktavia Ramadhani)

Potret kemeriahan suasana Festival Hari Anak yang diselenggarakan oleh Komunitas Aruna di halaman Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kota Padang. Pada Car Free Day (CFD) pada Minggu pagi (29/6/2025) (Oktavia Ramadhani)

ShareShareShareShare
Potret kemeriahan suasana Festival Hari Anak yang diselenggarakan oleh Komunitas Aruna di halaman Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kota Padang. Pada Car Free Day (CFD) pada Minggu pagi (29/6/2025) (Oktavia Ramadhani)

Suasana penuh warna dan tawa anak-anak menyemarakkan kawasan Car Free Day (CFD) Padang dalam gelaran Festival Hari Anak yang diselenggarakan oleh komunitas Aruna pada Minggu (29/6/2025). Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kota Padang.

Meskipun peringatan Hari Anak Nasional jatuh pada 23 Juli, pelaksanaan festival ini dipercepat. Hal tersebut dilakukan karena sebagian besar panitia Aruna akan pulang ke kampung halaman menjelang libur semester. Percepatan menjadi pilihan terbaik agar kegiatan tetap berjalan optimal dengan dukungan panitia yang lengkap.

Festival ini menjadi bagian dari upaya komunitas Aruna untuk menghadirkan ruang bermain dan belajar bagi seluruh anak. Sarah Aziza Khairunisa, selaku co-founder sekaligus kepala Aruna, menjelaskan bahwa awal mula Aruna terbentuk dari keresahan pribadi saat menjalani masa akhir studi.

“Kami awalnya mahasiswa yang stres menghadapi tugas akhir. Aku dan temanku, Kak Raya, mulai dengan berbagi buku ke rumah singgah pasien anak. Lalu berkembang menjadi keinginan menciptakan komunitas dengan filosofi yang mendalam: menghadirkan ruang bermain dan belajar bagi anak-anak yang tidak mendapatkan haknya, baik karena sakit, keterbatasan ekonomi, maupun lingkungan yang tidak mendukung,” jelas Sarah saat diwawancarai Genta Andalas, pada Minggu (29/6/2025)

Dengan latar belakang pendidikan psikologi, Sarah dan timnya mendirikan Aruna berdasarkan pemahaman tentang pentingnya perkembangan psikologis anak. Ia menyampaikan bahwa pada dasarnya anak-anak memiliki tugas perkembangan yang idealnya dipenuhi melalui aktivitas bermain dan belajar. Namun kenyataannya, masih banyak anak yang tidak mendapatkan kesempatan tersebut.

Baca Juga  Tingkatkan Jumlah Pengunjung, Perpustakaan UNAND Adakan Pekan Library

Festival Hari Anak tahun ini mengusung tema “Jejak Mimpi” dengan menghadirkan berbagai wahana seperti lempar target, pos mewarnai, pojok baca, playground, dan sejumlah permainan fisik lainnya yang dirancang untuk menstimulasi kemampuan motorik, sensorik, serta kognitif anak. Kegiatan ini turut mendapatkan dukungan dari beberapa pihak, antara lain Aruna Efinance, Broka, dan Tanah Ombak.

Ketua pelaksana kegiatan, Asyifa Norhasana menambahkan bahwa tujuan utama festival ini adalah memberikan ruang terbuka bagi semua anak, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memahami tahapan perkembangan anak.

“Banyak orang tua belum mengetahui tahapan perkembangan anak. Jadi, kami ingin memberi ruang bermain yang sesuai dengan usia mereka,” ujar Asyifa.

Dengan persiapan yang hanya berlangsung selama dua bulan, Aruna berhasil menarik lebih dari 100 peserta, jauh melampaui target awal sebanyak 60 anak. Meski sebagai komunitas baru mereka masih menghadapi tantangan dalam hal pengenalan ke publik dan teknis lapangan, semangat tim Aruna tetap menyala.

“Ini juga jadi ajang untuk memperkenalkan Aruna ke masyarakat,” lanjut Asyifa.

Tidak hanya menghadirkan ruang bermain, Aruna juga membuka donasi selama kegiatan berlangsung. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan rutin komunitas, khususnya di bangsal kanker anak.

“Kami bukan lembaga yang menyalurkan bantuan dalam bentuk uang atau barang. Namun, kami mengolah energi, waktu, dan donasi menjadi kegiatan yang menstimulasi anak-anak, terutama mereka yang sedang menjalani pengobatan jangka panjang,” terang Sarah.

Baca Juga  Tingkatkan Kepedulian Terhadap Pendidikan, Komunitas Kejar Mimpi Adakan Pengabdian Masyarakat

Salah satu pengunjung, Zahara dari Payakumbuh, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia datang bersama anaknya yang berusia dua tahun. “Awalnya memang untuk seru-seruan, tapi ternyata juga bisa mengasah keberanian si kecil. Tadi ikut mewarnai, ikut lempar target, motorik dan sensoriknya juga terasah,” tuturnya. Ia juga berharap ke depannya panitia bisa lebih optimal dalam pengaturan teknis di lapangan.

Bagi Sarah, momen paling berkesan dari kegiatan ini adalah melihat senyum dan tawa lepas dari anak-anak yang bermain dengan bebas, menjadi dirinya sendiri tanpa tekanan untuk bertindak seperti orang dewasa. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi kenangan indah atau core memory yang akan terus mereka ingat hingga dewasa.

Ke depannya, Aruna berencana terus memperluas jangkauan. Saat ini, kegiatan bulanan masih berfokus pada anak-anak dengan kanker. Namun, mereka berharap bisa menjangkau anak-anak lain, seperti penderita jantung, ginjal, maupun anak-anak marginal yang tidak memiliki lingkungan pendukung.

“Kami hadir bukan sebagai wadah untuk anak-anak, tetapi sebagai penghubung yang menghadirkan kegiatan penuh makna,” pungkas Sarah.

Festival Hari Anak ini membuktikan bahwa kolaborasi dan empati dapat melahirkan ruang edukatif yang inklusif dan membahagiakan bagi setiap anak. Aruna menunjukkan bahwa dengan niat dan cinta, ruang bermain bisa menjadi jembatan bagi mimpi-mimpi kecil untuk tumbuh dan berkembang.

Reporter: Oktavia Ramadhani dan Zaki Latif Bagia Rahman 

Tag: cfdhari anak
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Pelepasan mahasiswa KKN Reguler Periode I Tahun 2026 Universitas Andalas bersama mahasiswa KKN Kebencanaan Universitas Bengkulu di Auditorium Universitas Andalas, pada Rabu (24/12/2025). Kegiatan ini dihadiri pimpinan UNAND, mahasiswa peserta KKN, serta perwakilan mitra. (Genta Andalas/ Alizah Fitri Sudira)

Kolaborasi UNAND dan UNIB dalam KKN Kebencanaan di Sumatra Barat

24 Desember 2025 | 20:58 WIB
Suasana penyerahan hadiah dan sesi foto para pemenang Duta Mahasiswa Genre UNAND 2025 pada malam Grand Final di Convention Hall Universitas Andalas pada Rabu (10/12/2025) (Genta Andalas/Oktavia Ramadhani)

Duta GenRe UNAND 2025 Resmi Dinobatkan

11 Desember 2025 | 01:31 WIB
Foto bersama dan penyerahan peralatan KKN dari Rektor UNAND, Efa Yonnedi kepada lurah daerah sasaran KKN Kebencanaan di Lapangan PKM UNAND pada Jumat (5/12/2025) (Genta Andalas/Tantri Pramudita)

UNAND Resmi Lepas Mahasiswa KKN Kebencanaan ke Dua Lokasi Terdampak

5 Desember 2025 | 17:45 WIB
Potret sisa material rumah yang hancur akibat banjir pada Sabtu (29/11/2025) (Genta Andalas/ Sabilla Hayatul Dhi'fa)

Pauh Usai Banjir, Fasilitas Rusak dan Upaya Pembersihan

29 November 2025 | 20:40 WIB
Relawan mengangkut perlengkapan kebutuhan darurat di Posko Tanggap Darurat Bencana Universitas Andalas pada Jumat (28/11/2025) (Genta Andalas/Zaki Latif)

Banjir Semakin Meluas, UNAND Buka Posko Keamanan

29 November 2025 | 00:50 WIB
Potret suasana Market Day yang diselenggarakan oleh HIPMI PT Universitas Andalas di Convention Hall pada Kamis (13/11/2025)

Hipmi PT UNAND Gelar Market Day X Forbisda, Dorong Ekosistem Wirausaha Mahasiswa

14 November 2025 | 05:11 WIB

TERPOPULER

  • (Poster Film Alas Roban/detik.com)

    Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Potret Kegiatan Ulang Tahun ke-44 LBH Padang

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 44 Tahun LBH Padang dan Peluncuran CATAHU 2025

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • PPPK Paruh Waktu dan Ketimpangan Kebijakan Pengupahan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Atap Bagonjong pada Rumah Gadang sebagai Identitas Sosial Masyarakat Minangkabau

    1 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

Genta Andalas © 2026

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak