• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, 30 Januari 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Aneka Ragam Konsultasi

Pentingnya Menjaga Kebersihan Kamar Agar Terhindar dari Vektor Penyakit

oleh Redaksi
3 Desember 2022 | 22:57 WIB
(Ilustrator/Fadhilah Lisma Sari)

(Ilustrator/Fadhilah Lisma Sari)

ShareShareShareShare
(Ilustrator/Fadhilah Lisma Sari)

Padang, gentaandalas.com- Kamar menjadi tempat beristirahat bagi semua orang, tak terkecuali bagi mahasiswa yang tinggal di indekos. Setelah selesai perkuliahan, mahasiswa akan beristirahat di indekosnya. Akan tetapi, dengan segala kesibukan yang seringkali mahasiswa miliki membuat tidak semua mahasiswa menjaga kebersihan kamarnya. Tidak jarang hewan seperti nyamuk, tikus, dan kecoa ditemukan di dalam kamar indekos mahasiswa yang tidak terawat. Hewan-hewan tersebut tentu saja menjadi hama bagi penghuni kamar. Lantas, apa saja dampak yang ditimbulkan dari keberadaan hewan-hewan tersebut? Apakah akan berdampak terhadap kesehatan? (Asa Alvino Wendra)

Narasumber: Aulia Rahman, SKM., MKM. *)

Terlepas dari ada atau tidaknya terhadap dampak kesehatan tubuh, keberadaan hewan di dalam kamar sudah merupakan suatu kesalahan. Hewan sudah seharusnya berada di alam. Contohnya seperti hewan nyamuk dan kecoa, kedua hewan tersebut tidak seharusnya berada di kamar. Adanya hewan di dalam kamar akan menjadi gangguan bagi manusia, apalagi jika hewan tersebut adalah hewan yang menjadi vektor penyakit. Hewan vektor penyakit bisa menularkan penyakit pada manusia, baik secara langsung melalui gigitan maupun menjadi perantara penyakit. Salah satunya yaitu nyamuk Aedes aegypti yang bisa menyebabkan penyakit demam berdarah. Ada juga nyamuk anopheles yang bisa menyebabkan penyakit malaria. Hewan yang menjadi vektor penyakit tersebut tentu saja menyebabkan dampak yang tidak baik bagi kesehatan tubuh manusia. Dampak paling fatalnya, bisa menyebabkan kematian jika imunitas sedang rendah. Selain itu, kehadiran hewan di dalam kamar juga dapat mengganggu kenyaman orang yang tinggal di dalamnya. Kehadiran hewan di dalam kamar kos akan menyebabkan bau tidak sedap. Hewan tersebut bisa mati dan menjadi bangkai di dalam kamar dan juga akan membuang kotoran sembarangan.

Baca Juga  Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Dorong Mahasiswa Berwirausaha dengan Laksanakan Webinar Edukasi AFPI Goes to Campus

Bagaimana cara mencegah agar hewan vektor penyakit tidak masuk ke dalam kamar? Apa yang harus dilakukan agar tercegah dari hewan vektor penyakit?

Setiap hewan vektor penyakit, memiliki cara penanganan yang berbeda, tetapi secara umum cara penanganannya tidak berbeda jauh. Cara mencegahnya yaitu dengan menjaga kebersihan. Membersihkan kamar seharusnya tidak dengan menyapu saja, tetapi juga membersihkan semua sisi kamar. Sela-sela yang terdapat di dalam kamar harus dibersihkan secara rutin. Selanjutnya, yaitu segera membersihkan sisa makanan saat setelah makan dan saat ada remah-remah makanan yang jatuh. Remah-remah makanan itu nantinya akan mengundang serangga dan tikus. Selain itu, sampah yang menumpuk harus segera dibuang, menumpuk sampah karena juga dapat mengundang tikus dan lalat.

Baca Juga  Perkuliahan Daring Sebagai Pemicu Peningkatan Stres Mahasiswa

Tidak hanya yang berkaitan dengan kebersihan kos, kebiasaan mahasiswa yang kerap menggantung baju disarankan agar tidak menggantung baju lagi jika tidak terpakai. Baju yang tergantung akan menjadi tempat persembunyian nyamuk karena nyamuk menyukai bau badan manusia. Setelah memakai baju, sebaiknya langsung dimasukkan ke dalam lemari. Gaya hidup Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus diterapkan. Hal ini karena dengan diterapkannya PHBS, maka akan membuat badan bersih dan bisa tercegah dari vektor penyakit. Mandi harus dua kali sehari dan juga menerapkan cuci tangan pakai sabun. Kesimpulannya yaitu gaya hidup PHBS dan terjaganya kebersihan akan mencegah datangnya hewan vektor penyakit.

*Narasumber merupakan Dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Editor: Bilqis Zehira Ramadhanti Ishak

Tag: Mahasiswa
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

(Ilustrasi/Dila Febrianti)

Bahaya Cacingan Menjadi Alarm Gizi dan Lingkungan

31 Agustus 2025 | 09:49 WIB
Ilustrasi/Pitri Yani

Legal Tapi Tidak Adil, Izin PT. Sumber Permata Sipora Ancam Pulau Sipora

30 Juni 2025 | 09:44 WIB
Ilustrasi/Meylina Permata Sari

Peringatan 22 Tahun Hari Buku Nasional: Penulis dan Pembaca Buku Tetap Dilema

20 Mei 2024 | 22:26 WIB
(Ilustrasi/Zahra Nurul Aulia)

Asas Praduga Tak Bersalah: Pilar Utama Keadilan dalam Kasus Hukum

3 Desember 2023 | 20:00 WIB
(Ilustrator/Zulkifli Ramadhani)

Menilik Literasi dan Minat Bayar Pajak Masyarakat

26 Juni 2023 | 17:37 WIB
(Ilustrator/Fadhilah Lisma Sari)

Menilik Fenomena Karen’s Diner

28 Desember 2022 | 18:40 WIB

TERPOPULER

  • (Poster Film Alas Roban/detik.com)

    Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Atap Bagonjong pada Rumah Gadang sebagai Identitas Sosial Masyarakat Minangkabau

    1 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Mahasiswa KKN Hadirkan Edukasi PHBS dan Microgreen di Nagari Ganggo Mudiak

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • PPPK Paruh Waktu dan Ketimpangan Kebijakan Pengupahan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Ketika Warisan Leluhur Menjadi Arena Konflik

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

Genta Andalas © 2026

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak