• Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, 27 Januari 2026
Genta Andalas
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
  • Berita
    • Liputan
    • Berita Foto
    • Sorotan Kampus
    • Feature
    • Laporan
      • Laporan Utama
      • Laporan Khusus
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Komik
    • Resensi
    • Galeri
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Digital
    • Tabloid
    • Genta Antara
    • Buletin
Genta Andalas
  • Berita
  • Aspirasi
  • Wawasan
  • Riset & Survei
  • Aneka Ragam
  • Sosok
  • Sastra & Budaya
  • Gentainment
  • Digital
Home Berita Feature

Gemerlap Cahaya Masjid Terapung Samudera Illahi yang Menggoda

oleh Redaksi
12 Februari 2021 | 18:14 WIB
Potret suasana malam hari di depan halaman Masjid Terapung, Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (11/2/2021). (Genta Andalas/Fauzan Fajari)

Potret suasana malam hari di depan halaman Masjid Terapung, Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (11/2/2021). (Genta Andalas/Fauzan Fajari)

ShareShareShareShare

Oleh : Fauzan Fajari*

Tempat wisata biasanya dijadikan sebagai pusat rekreasi saat liburan, baik libur akhir pekan akhir, libur nasional, maupun libur panjang. Salah satu tempat wisata yang tak pernah sepi peminat adalah pantai, namun sayangnya belum semua pantai yang memiliki tempat salat yang memadai. Hal ini mengakibatkan masyarakat melupakan waktu untuk beribadah atau justru membuat mereka ogah berlama-lama di tempat wisata tersebut karena harus mengejar waktu salat.

Dewasa ini, di sekitaran pantai telah banyak berdiri masjid sebagai pendukung kebutuhan masyarakat terutama wisatawan dalam memenuhi kewajibannya sebagai hamba. Fungsi masjid saat ini tidak hanya sekadar tempat beribadah, namun beberapa masjid dibuat dengan sedemikian rupa agar menarik minat wisatawan yang ada. Sehingga selain beribadah, masjid juga berperan sebagai pusat wisata religi.

Salah satu pantai yang memiliki masjid untuk menambah semarak tempat wisata adalah Pantai Carocok, Painan. Pantai tersebut terletak di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) sekitar 70 kilometer dari Kota Padang. Masjid yang baru diresmikan pada 5 Februari 2021 lalu itu bernama Masjid Samudera Illahi atau juga dikenal sebagai Masjid Terapung. Seperti namanya, masjid tersebut berada di atas bibir pantai sehingga terlihat seperti terapung. Berdasarkan detik.com, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni mengatakan masjid ini dibangun di atas lahan seluas 1.795 meter persegi dan menelan biaya sebesar 27,5 miliar rupiah.

Saat peresmian masjid, Bupati Pessel menjelaskan filosofi penamaan Mesjid Samudera Illahi tersebut. Ia mengatakan bahwasanya, dengan memasuki Masjid Terapung Samudera Illahi dapat menyadarkan umat seolah sedang memasuki lautan ketuhanan dengan segala sifat-sifat, kebesaran, keagungan dan kehalusan Allah SWT.

Baca Juga  Buya Hamka: Dari Lembah Maninjau Ke Panggung Sejarah

Pada Kamis (11/2) malam, saya yang penasaran dengan kemegahan masjid tersebut akhirnya berangkat menuju Pantai Carocok, Painan. Saya berangkat menggunakan sepeda motor, jalan yang ditempuh cukup bagus. Di sepanjang jalan di kecamatan Koto XI Tarusan, saya banyak melewati jalan di tepi lereng bukit dengan tikungan tajam. Sekitar dua jam kemudian, saya sampai di Pantai Carocok Painan.

Saat memasuki kompleks Pantai Carocok, terlihat cukup banyak pengunjung yang datang. Selain pengunjung juga terdapat sejumlah pedagang yang menjajakan beragam makanan dan minuman, serta berbagai suvenir seperti baju dan lain-lainnya di dalam kompleks tersebut. Masih di sekitaran pantai, ada banyak mobil dan motor mini yang disewakan untuk anak-anak, juga tersedia ukuran dewasa. Mobil mini ini berbentuk seperti mobil pada umumnya yang dirangkai sedemikian rupa dan digerakkan dengan cara dikayuh. Untuk mempercantik tampilannya, mobil ini dilengkapi lampu di sekeliling kerangkanya.

Puas melihat sekeliling kompleks Pantai Carocok, saya menuju Masjid Terapung, berada di dekat Batu Kureta. Di sana telah ramai pula orang yang melihat-lihat dan berfoto mengabadikan masjid yang unik tersebut. Walau sudah diresmikan pada Jumat lalu, saya lihat beberapa bagian masjid seperti halaman dan tempat parkirnya belum selesai secara keseluruhan, namun sudah bisa digunakan untuk tempat salat. Masjid ini dapat menampung jamaah sebanyak 300 orang.

Baca Juga  Menikmati Pemandangan Laut di Masjid Bergaya Taj Mahal di Kota Padang

Di dekat kompleks masjid, terlihat ada alat berat yang tak lain adalah derek menara (tower crane). Salah satu bagiannya menghadap ke halaman masjid, sehingga jika memotret dari depan akan menutupi kubah masjid. Secara keseluruhan, taman masjid dan halaman sekelilingnya cukup luas. Suasana di sana juga terasa menyejukkan karena berdekatan dengan laut.

Salah seorang pengunjung bernama Alyuda Ramadhan (21) mengaku senang saat mengunjungi masjid tersebut. Ia merasa masjid tersebut nantinya dapat menarik lebih banyak wisatawan yang berkunjung ke Pantai Carocok. Dia berharap masjid yang indah ini tidak hanya dijadikan sebagai tempat berfoto.

“Bagus, ini bisa jadi daya tarik tersendiri. Semoga menambah indah pantai dan menjadikannya sebagai tempat ibadah yang memadai untuk para wisatawan yang datang,” kata Alyuda di Masjid Terapung, Kamis (11/2/2021).

Hari makin gelap dan hawa dingin sudah mulai terasa. Saya yang telah melewati waktu Isya jadinya tidak dapat mengikuti salat berjamaah. Saya hanya mengitari masjid tersebut dan mengambil beberapa gambar sebagai kenang-kenangan. Setelahnya saya pun berangkat menuju rumah. Dalam perjalanan pulang, karena melewati jalan yang berdekatan dengan pantai, saya dapat melihat dengan jelas gemerlap lampu Masjid Terapung dari kejauhan. Begitu indah dan menawan, menggoda saya untuk datang kembali di lain kesempatan.

*) Penulis merupakan Mahasiswa Jurusan Kimia 2018 Fakultas MIPA Universitas Andalas

Tag: Wisata religi
BagikanTweetBagikanKirim

Baca Juga

Penjaga Masjid Al-Hakim bersiap menyapu halaman masjid pada Selasa (28/10/2025) (Genta Andalas/ Nasywa Luhfiyyah Edfa)

Di Antara Azan dan Ombak: Kisah Penjaga Masjid Al-Hakim

4 November 2025 | 11:10 WIB
Amir Syakib, anak bungsu Buya Hamka menyambut kedatangan pengunjung Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka pada Minggu (26/10/2025) (Genta Andalas/Pitri Yani)

Buya Hamka: Dari Lembah Maninjau Ke Panggung Sejarah

31 Oktober 2025 | 22:26 WIB
(Ilustrasi/Nasywa Luthfiyyah Edfa)

Kuliah, Kerja, dan Harapan: Kisah Mahasiswa UNAND Bertahan untuk Mandiri

30 Agustus 2025 | 10:16 WIB
Seorang pengunjung menyusuri kawasan Candi Tinggi di Kompleks Candi Muaro Jambi, salah satu situs peninggalan Buddha terbesar di Asia Tenggara, Sabtu (19/7/2025) (Genta Andalas/Auryn Dzakirah)

Menapaki Jejak Kejayaan di Candi Muaro Jambi

1 Agustus 2025 | 11:23 WIB
Pengunjung yang menikmati Keindahan Air Terjun Lubuk Hitam, Rabu (16/07/2025) (Genta Andalas/ Nabiela Ramadhani)

Melintasi Jejak Alam Menuju Pesona Tiga Tingkat Lubuk Hitam

26 Juli 2025 | 22:01 WIB

Tradisi Kadaghek: Kerukunan Dalam Budaya Mengantar Jenazah Suku Minang di Tanjung Barulak

30 Juni 2024 | 20:21 WIB

TERPOPULER

  • (Poster Film Alas Roban/detik.com)

    Alas Roban, Teror Mitos Lokal dan Perjuangan Seorang Ibu

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Potret Kegiatan Ulang Tahun ke-44 LBH Padang

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • 44 Tahun LBH Padang dan Peluncuran CATAHU 2025

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • PPPK Paruh Waktu dan Ketimpangan Kebijakan Pengupahan

    0 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
  • Atap Bagonjong pada Rumah Gadang sebagai Identitas Sosial Masyarakat Minangkabau

    1 bagikan
    Bagikan 0 Tweet 0
Genta Andalas

Genta Andalas © 2026

Laman

  • Indeks
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Kontak
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

  • Home
  • Berita
    • Berita Foto
    • Liputan
    • Sorotan Kampus
    • Feature
  • Laporan
    • Laporan Khusus
    • Laporan Utama
  • Aspirasi
  • Wawasan
    • Teknologi
  • Riset dan Survei
  • Aneka Ragam
    • Konsultasi
    • Resensi
    • Komik
    • Galeri
  • Sastra dan Budaya
    • Sastra dan Seni
    • Rehat
    • Khasanah Budaya
  • e-Tabloid
    • Digital
  • Sosok
  • Gentainment
    • Seputar Genta
    • Karya Calon Anggota
  • Tentang Kami
  • Pembina
  • Redaksi
  • Agenda
    • Pekan Jurnalistik
    • Sumarak Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak