Pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan di Auditorium Universitas Andalas, Padang, Kamis (15/7/2021). (Genta Andalas/Riski Wahyudi)

Padang, gentaandalas.com- Universitas Andalas (Unand) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang melaksanakan vaksinasi massal di Auditorium Unand pada Kamis (15/7/2021). Vaksinasi ini ditujukan kepada seluruh civitas akademika dan masyarakat sekitar kampus dengan tujuan mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok untuk menekan penyebaran Covid-19.

Kepala Dinkes Kota Padang, Ferimulyani mengatakan bahwa kekebalan individu saja tidak cukup untuk menekan pandemi.

“Vaksinasi nantinya membantu pembentukan herd immunity sehingga diadakan vaksinasi massal termasuk di Unand ini,” kata Feri di Auditorium Unand.

Peserta vaksinasi hari ini mencapai lebih dari 850 orang yang didominasi oleh mahasiswa. Dinkes Kota Padang sendiri menargetkan 1000 orang setiap harinya. Hingga saat ini pendaftaran untuk mengikuti vaksinasi masih dibuka, sehingga kemungkinan kegiatan vaksinasi akan dilanjutkan besok.

Feri juga mengimbau masyarakat untuk tidak takut atau khawatir dengan vaksin. Vaksin yang ada di Indonesia sudah diuji secara klinis dan telah mendapat sertifikat dari MUI sehingga halal dan aman untuk digunakan.

“Kita sebagai masyarakat tentu harus mengikuti fatwa yang telah ada dari MUI atau BPOM. Kita tak perlu lagi meragukan vaksin ini, karena sudah dijamin oleh MUI dan orang-orang yang ahli dibidangnya,” lanjut Feri.

Dosen Fakultas Kedokteran Unand sekaligus peserta vaksinasi, Hidayati mengatakan vaksinasi merupakan bentuk usaha masyarakat dalam memerangi pandemi Covid-19.

“Ini adalah kali kedua saya ikut vaksinasi, sebelumnya saya vaksin sekitar beberapa bulan lalu. Saya juga sempat kena Covid dan sudah sehat, gejalanya tak begitu parah karena saya sudah vaksin sebelumnya,” kata Hidayati.

Mahasiswi Jurusan Manajemen, Resi Kunia Putri mengatakan bahwa ia tertarik mengikuti kegiatan vaksinasi ini karena tidak dikenai biaya, serta adanya kesadaran akan pentingnya vaksinasi di tengah keberadaan pandemi Covid-19.

“Harapannya masyarakat di mana pun berada mau untuk divaksin dan tidak termakan berita hoaks terkait vaksin,” kata Resi.

Reporter : Riski Wahyudi dan Elvi Rahmawani
Editor : Efi Fadhillah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here