Beranda Berita Aksi Mahasiswa Dipaksa Berhenti Oleh Polisi

Aksi Mahasiswa Dipaksa Berhenti Oleh Polisi

gentaandalas.com- Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus (AMPEK) terdiri dari UKM PHP, BEM FHUA, GMNI Unand, dan LAM&PK FHUA adakan aksi damai menyambut kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla dalam rangka meresmikan Rumah Sakit Unand, Sabtu (4/11/2017). Orasi ini hanya diberikan waktu 15 menit oleh pihak polisi.

Upaya pengamanan aksi menimbulkan kericuhan antara mahasiswa dan kepolisian. Perkelahian terjadi saat mahasiswa masih melakukan aksi setelah waktu yang telah diberikan. Pihak kepolisian membawa paksa mahasiswa tersebut kedalam bus dan mengamankannya ke Polresta Padang.  (Ilham RF, Pitnia, Sukma, Nurul, Ivo, Ayi)

Aliansi mahasiswa AMPEK melakukan orasi di dekat jembatan menuju Rumah Sakit Unand, Sabtu (4/11/2017). (Foto: Sukma Hayati)
Polisi arahkan banyak personil untuk mengamankan jalannya aksi mahasiswa di jalan menuju Rumah Sakit Unand, Sabtu (4/11/2017). (Foto: Ivonyla Krisna)
Perdebatan antara mahasiswa saat aksi dan pihak kepolisian di jalan menuju Rumah Sakit Unand, Sabtu (4/11/2017). (Foto: Sukma Hayati)
Perlawanan yang dilakukan oleh mahasiswa karena pihak polisi menyelesaikan aksi secara paksa di jalan menuju Rumah Sakit Unand, Sabtu (4/11/2017) (Foto: PHP)
Perkelahian yang terjadi saat membubarkan aksi mahasiswa di jalan menuju rumah Sakit Unand, Sabtu (4/11/2017).
Pemberontakan yang dilakukan oleh mahasiswa saat dipaksa masuk ke dalam bus, Sabtu (4/11/2017)

Baca juga: Aksi Damai Mahasiswa Dibubarkan Polisi

Editor: Mis Fransiska Dewi

 

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here