Beranda Berita

Aksi Damai Sambut JK Berakhir Ricuh

Polisi amankan aksi mahasiswa di jalan menuju Rumah Sakit Unand, Sabtu (4/11/2017).

gentaandalas.com- Aksi damai menyambut kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) dalam rangka meresmikan Rumah Sakit Unand yang dilakukan oleh mahasiswa Unand berakhir ricuh. Sebanyak 16 orang mahasiswa dibawa oleh polisi ke Polresta Padang, karena dinilai telah melewati batas waktu 15 menit yang diberikan. Aksi ini dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus (AMPEK), UKM PHP , BEM  FHUA, GMNI UNAND, LAM, dan PK FH UA di jalan  menuju Rumah Sakit Unand, Sabtu (4/11/17).

Kepala Pembinaan Urusan Polresta Padang Amelya mengatakan tujuh orang demonstran berhasil menghindari aparat dan melarikan diri ke Masjid Nurul Ilmi Unand. Meski demikian, mereka tetap saja diamankan oleh pihak kepolisian di Mesjid Nurul Ilmi. “Mereka kami amankan sampai acara selesai dan JK meninggalkan Unand,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pendaftaran Pelatihan TOEFL Preparation Term Satu Telah Dibuka

Amelya mengatakan aksi dibubarkan karena mereka tidak memiliki izin. “Mereka hanya memberikan surat pemberitahuan, namun tidak ada balasan dari pihak terkait. Pun sudah ada negoisasi antara kepolisian dan mahasiswa namun  tidak ada titik terang, makanya terpaksa kami naikan ke atas bus,” tambah Amelya.

Aksi ini, lanjut Mila, dilakukan dengan damai. Tidak ada maksud menolak JK datang kesini. “Kami hanya mengingatkan bahwa saat ini pendidikan sedang tidak baik-baik saja. Kami tidak menentang rumah sakit, kami hanya membawakan isu pendidikan,” katanya

BACA JUGA:  Pendaftaran Pelatihan TOEFL Preparation Term Satu Telah Dibuka

Kata Mila, menyampaikan pendapat di depan umum adalah hak dari setiap orang. Sangat disayangkan negara yang katanya demokrasi, tapi tindakan dari aparat tidak mencerminkan demokrasi sama sekali “Ketika kami mengancam kami boleh dibubarkan, tapi ini adalah aksi damai,” ujarnya.

Menurutnya, jika melakukan aksi di dalam kampus hanya perlu memberikan surat pemberitahuan kepada Polsek setempat. “Kami sudah memberikan surat pemberitahuan kepada Polsek Pauh, dan kami sudah mencantumkan jumlah masa, waktu, dan tempat.” Ujarnya.

Baca juga: Aksi Damai Mahasiswa Dibubarkan Polisi

Reporter : Ivonyla Krisna dan Yashirli Mulyadi

Editor     : Endrik Ahmad Iqbal

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here