Beranda Berita

Aksi Damai Mahasiswa Dibubarkan Polisi

Mahasiswa sedang berunding dengan polisi saat dihadang ketika aksi jalan menuju Rumah Sakit Unand, Sabtu (4/11/2017). (Foto: Sukma Hayati)

gentaandalas.com- Aksi yang dilaksanakan oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Kampus (AMPEK), Unit Kegiatan Mahasiswa Pengenalan Hukum dan Politik (UKM PHP), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Lembaga Advokasi Mahasiswa dan Pengkajian Kemasyarakatan Fakultas Hukum (LAM dan PK FH) dibubarkan Polresta Padang di jalan menuju Rumah Sakit Unand, Sabtu (4/11/2017).

Dalam aksi ini mahasiswa menyuarakan empat hal diantaranya, menolak Unand menjadi PTN-BH, menuntut transparansi penggunaan anggaran kampus, menuntut Unand memaksimalkan penyeleksi dan penyaluran beasiswa Bidikmisi dan PPA, serta menuntut pemerintah untuk tidak bungkam kebebasan berekspresi.

BACA JUGA:  Nobar Debat Cawapres, Tingkatkan Kepedulian Terhadap Pemilu 2019

Wadan Sub Satuan Tugas (Satgas) Unand Ediwarma mengatakan, pihak kepolisian dalam hal ini tidak memiliki adu argumen dengan mahasiswa dan memberikan waktu 15 menit kepada mahasiswa untuk melakukan aksi. “Kita memang membatasi waktu aksi tersebut hanya selama 15 menit, setelah itu tidak diperbolehkan lagi ada aksi,” katanya.

Pembatasan waktu 15 menit, dikarenakan pemberitahuan untuk aksi baru dilakukan pada jam 3 pagi, padahal untuk kunjungan VVIP tidak diperbolehkan adanya aksi. “Seharusnya pemberitahuan dilakukan 3×24 jam, hal tersebut menyalahi aturan dan termasuk aksi ilegal,” tuturnya.

BACA JUGA:  Nobar Debat Cawapres, Tingkatkan Kepedulian Terhadap Pemilu 2019

Aksi itu menimbulkan adu mulut antara pihak kepolisian dan mahasiswa. Terlihat dari perkataan Ketua PHP Unand, Hemi Lavour Febrinandez saat aksi yang mengatakan hal tersebut merupakan pembatasan terhadap hak-hak mahasiswa.

Baca Juga: Aksi Damai Sambut JK Berakhir Ricuh

Reporter : Pitnia Ayu Saputri dan Sukma Hayati

Editor     : Endrik Ahmad Iqbal

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here