Beranda Berita

270 Maba Wawancara Susulan Bidikmisi

 

Maba calon penerima Bidikmisi sedang melakukan tes wawancara susulan, Jumat (11/5/2018). (Foto: Rani Aprianti)

gentaandalas.com- Sebanyak 270 Mahasiswa Baru (Maba) calon penerima beasiswa Bidikmisi ikuti tes wawancara lanjutan di Kolam Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Andalas (Unand), Jumat (11/5/2018).

Tes wawancara ini merupakan tahap seleksi calon penerima Bidikmisi yang sebelumnya telah dilakukan pada Rabu lalu. Kasubag Kesejahteraan Mahasiswa dan Alumni Unand Destrinita mengatakan wawancara susulan dilaksanakan karena jumlah Maba yang mengikuti tes wawancara terlalu banyak dan tidak seimbang dengan pewawancara. Selain itu, beberapa pewawancara juga mengawas Ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

BACA JUGA:  Calon Penerima Bidikmisi Tidak Tahu Boleh Menginap di Asrama

“Wakil-wakil dekan itu juga mengawas ujian SBMPTN, mereka tidak akan kuat kerja sampai malam, makanya tes wawancara itu ditunda,” kata Destrinita.

Salah satu calon penerima Bidikmisi jurusan Agroteknologi, Iis Solihat mengaku kecewa akan penundaan tes wawancara ini. Namun, ia pasrah dan tetap semangat untuk lakukan tes wawancara, karena ia sangat berharap lulus Bidikmisi.

“Rasanya kecewa, kawan yang lain sudah pulang duluan, tapi tidak apa-apa lah, semoga saya lulus,” harapnya.

Disisi lain, Destrinita menyebutkan sistem penilaian untuk calon penerima Bidikmisi ini menggunakan sitem skor. Maba yang memperoleh skor tertinggi berhak menerima Bidikmisi baik dari jalur SNMPTN maupun SBMPTN. Direncanakan, kelulusan Bidikmisi akan diumumkan Agustus mendatang.

BACA JUGA:  Destrinita: Kuota Bidikmisi SNMPTN Hanya 30%

“Menjelang Agustus, Surat Keputusan (SK) Bidikmisi sudah disiapkan, sekarang masih menunggu Maba dari SBMPTN dulu,” ujarnya.

Nantinya, seluruh Maba penerima Bidikmisi akan ditempatkan di asrama Unand, bahkan yang tidak lulus bidikmisi juga diperbolehkan untuk tinggal di asrama dengan perlakuan yang sama, yaitu dengan membayar uang sewa asrama sebanyak Rp. 1.650.000,00.

Reporter: Rani Aprianti

Editor: Pitnia Ayu Saputri

 

TINGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here