Senin, 25 September 2017

Home » Berita » Sepenggal Kisah Ibu Penjual Combro

Sepenggal Kisah Ibu Penjual Combro

21 April 2017 - 5:46 WIB Kategori: Berita, Liputan 14 Komentar A+ / A- Dilihat: 4.893 Kali

Talkhshow Peringatan Hari Kartini dengan tema Ngopi “Ngobrol Inspiratif” oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA, Jumat (21/4).

gentaandalas.com- Setiap tanggal 21 April selalu diperingati sebagai perayaan Hari Kartini, simbol emansipasi wanita Indonesia. Banyak diantara kaum hawa meneladani sosok perempuan kelahiran Jepara, 21 April 1879 tersebut. Tak terkecuali Yeni, salah seorang pedagang combro di lingkungan kampus Unand ini. Meski sebagai penyokong ekonomi rumah tangga, ibu tujuh anak itu tetap semangat dan tak pernah mengeluh. Dialah contoh Kartini masa kini.

Melihat sosok Yeni tersebut, ia diundang dalam talkshow peringatan Hari Kartini dengan tema Ngopi “Ngobrol Inspiratif” oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA dibawah naungan Departemen Sosial (Depsos) BEM FMIPA Unand, Jumat (21/4). “Ini adalah talkshow yang pertama kali diadakan. Kami mengundang Ibu Yeni karena sosok Kartini ada pada dirinya,” ujar Rahmatul Hanifa, Koordinator Depsos BEM FMIPA. Talkshow yang dihadiri oleh seluruh mahasiswa perempuan Unand ini bertempat di Gedung Kuliah C.1.13.

Ngopi ini menceritakan kehidupan Yeni, si penjual combro di lingkungan kampus Unand. Ibu paruh baya yang sudah berjualan combro sejak 21 tahun yang lalu ini, awalnya diajak saudara untuk berjualan di Unand. Yeni mengaku banyak mendapat rintangan yang ia alami ketika berjualan di Unand.

Salah satu alasan ia bertahan untuk menjual combro tersebut dilakukan agar semua anak-anaknya dapat menempuh pendidikan dengan layak. “Anak saya ada tujuh orang, semuanya harus bisa sekolah. Anak yang paling besar sudah bekerja dan ia ikut membantu biaya sekolah adik-adiknya,” ujar Yeni. Lebih lanjut, Yeni mengatakan banyak suka duka yang dialami saat berjualan combro, seperti diusir oleh satpam dan pegawai Unand. Salah satu hal yang menarik dari pengalaman Yeni berjualan combro adalah ketika ia menjajakan combro dengan berjalan mengikuti mahasiswa yang sedang demo dari Gedung DPRD Kota Padang di Sawahan hingga Gedung DPRD Sumbar di Khatib Sulaiman, hal ini dilakukannya dalam keadaan mengandung usia 9 bulan.

Dalam kesehariannya, waktu yang digunakan Yeni untuk berjualan yaitu dua kali dalam sehari. “Jam 7 pagi sudah berangkat dari rumah dengan angkot, lalu siang sekitar jam setengah 2 pulang dan balik lagi jualan jam 3 sampai jam 6 sore,” ujarnya. Yeni juga menambahkan hasil dari penjualan combro yang dicampur dengan kue kecil lainnya mendapatkan omzet sekitar Rp700.000 perhari, berbeda dengan tahun 1996 ketika ia baru menjajakan combro, ia hanya mendapat uang sekitar Rp120.000-Rp150.000.

Dalam talkshow tersebut, Yeni sempat menyampaikan pesan kepada mahasiswa yang hadir. “Jika nanti kalian sudah berkeluarga dan menjadi seorang ibu, jadilah perempuan yang sabar dan tangguh, dan menjadi seorang pedagang jangan pernah memaksa orang untuk membeli dagangan kita, selain itu jangan cepat menyerah,” tuturnya. (Aza)

Editor: Ulfa

Sepenggal Kisah Ibu Penjual Combro Reviewed by on . [caption id="attachment_14400" align="aligncenter" width="600"] Talkhshow Peringatan Hari Kartini dengan tema Ngopi "Ngobrol Inspiratif" oleh Badan Eksekutif Ma [caption id="attachment_14400" align="aligncenter" width="600"] Talkhshow Peringatan Hari Kartini dengan tema Ngopi "Ngobrol Inspiratif" oleh Badan Eksekutif Ma Rating: 0

Permalink : http://wp.me/p52sAd-3Kf

Komentar (14)

  • Rilla duma yanti

    👌👍😂

  • Ricky Suhendra

    Semangat terus ibuk combro….

    Tiap lewat jangan lupa di beli ya
    #jomblo diak 😂😂😂

  • Monica Elvian

    Talkshow dihadiri seluruh mahasiswa perempuan Unand? Wow 😅

  • Yuliawati

    Ni ibu yang suka bilang. Combro diak? Lamak combro e.

  • okky

    Ndeeehh jd kangen makan combronyaa

  • Ridho

    Semangat ibuk penjual jomblo eh combro ini patut dicontoh
    Tetap semangka ibuk eh semangat maksudnya ibuk combro 💪💪

  • Ridho

    Kegigihan ibuk penjual jomblo eh combro ini patut dicontoh
    Tetap semangka ibuk eh semangat maksudnya ibuk combro 💪💪

  • Dahlia Permata Dewi

    Jajanan favorit ini pas ngampuss
    Ihh, kangen combroo ibuknyaa
    #jombloo diakk

  • Hamba Allah

    Dulu taon 2009 an.. hrgo combro masih 500.. bali 4 lah kanyang paruik dek nyo.. sempat pas uni ko masuak ka kelas.. dan mambungkuih an combro utk mahasiswa2 nan mambali combro nyo.. ee dosen tibo.. si uni kaget.. hahahaha

  • Rio

    Yg masih saya ingat sampai sekarang

    Di tengah kesunyian sore
    Terdengarlah suara jomblo diak
    Membuat semua jomblo tersentak dan mendengar lebih nyaring lg
    Combro bukan jomblo hahaha

  • Ringga

    Semangat uni combro, pangganja paruik kalau lah dikampus,,
    Sabana lamak 😋

  • Khalid Syaifullah

    Ada yg punya nomor kontak uni Yeni? Dan alamatnya?

  • Khalid Syaifullah

    Salut buat Adik-Adik Genta Andalas, begitu jeli melihat human value.. tetap berkarya dan kreatif👍

  • Hega hegia firges

    salut buat ibuk yeni. semoga apa yang dilakukan menjadi ibadah 🙂 combro nya enak bukk 😀😁 salam dari penghuni setia perpus dan lptik 😂

Tinggalkan Komentar

scroll to top